Percayalah bahwa kesulitan itu membuat kita menjadi jauh lebih tangguh.

Jumat, 22 Juni 2012

Tugas Lab. Internet Dasar

1.   CYBERCRIME
Kejahatan dalam dunia maya atau yang sering disebut dengan cybercrime adalah istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan. Berikut ini yang termasuk ke dalam kejahatan dunia maya antara lain adalah penipuan lelang secara online, pemalsuan cek, penipuan kartu kredit/carding, confidence fraud, penipuan identitas, pornografi anak, dll.
Walaupun kejahatan dunia maya atau cybercrime umumnya mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer sebagai unsur utamanya, istilah ini juga digunakan untuk kegiatan kejahatan tradisional di mana komputer atau jaringan komputer digunakan untuk mempermudah atau memungkinkan kejahatan itu terjadi.
Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai alat adalah spamming dan kejahatan terhadap hak cipta dan kekayaan intelektual. Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai sasarannya adalah akses ilegal (mengelabui kontrol akses),malware dan serangan DoS. Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai tempatnya adalah penipuan identitas. Sedangkan contoh kejahatan tradisional dengan komputer sebagai alatnya adalah pornografi anak dan judi online.
Maka dari itu kita sebagai pengguna internet harus lebih berhati-hati dalam penggunaan cyberspace agar kita tidak salah dalam penggunaan manfaat internet yang seharusnya. Karena sebenarnya indonesia termasuk dalam sepuluh besar dunia dalam hal maraknya cybercrime ini. Tetapi penanganan dari pemerintah masih belum maksimal sehingga kejahatan ini masih saja marak terjadi di masyarakat. Kejadian ini harus di selesaikan dengan bersama-sama melibatkan semua pihak dari pemerintah, masyarakat, bahkan seluruh dunia agar pengguna internet merasa nyaman dan aman.
2.   Hal-hal yang di pelajari di lab. Internet dasar
Banyak hal yang saya pelajari dari mata kuliah lab. Internet dasar di antaranya yaitu mengenai sejarah internet, web browser, pengertian protokol, domain, klien ,server dll. Sehingga bisa menambah pengetahuan saya terhadap dunia komputer dan internet.
3.   Pesan dan Kesan
Pesan saya untuk lab. Internet dasar gunadarma adalah untuk menambah atau memperbaharui alat-alat pelengkap praktikum seperti komputer dan kurssi yg sudah usang. Dan untuk kakak mentornya agar bisa lebih rajin lagi untuk datang tepat waktu dan lebih sabar untuk menghadapi para peserta praktikum.
Kesannya adalah saya bisa banyak menambah ilmu mengenai komputer dan dunia internet.

Selasa, 12 Juni 2012

INDONESIA HEBAT !

Aku tinggal di negara yang memiliki dasar dan lambang negara yang kuat. Dasar dari negaraku ini adalah Undang-Undang Dasar 1945 dan lambang negaraku adalah burung garuda dengan pancasila di dalamnya. Ya, negaraku ini adalah Indonesia. Dengan dasar dan lambang negara tersebut Indonesia akan menjadi negara yang kuat, makmur dan sejahtera. Di samping itu Indonesia juga di kenal dengan negara kepulauan dan memiliki sumber daya alam yang melimpah. Terdiri dari ribuan pulau yang mengelilingi wilayah Indonesia dan terhampar luas samudra biru yang indah menghiasinya. Dengan lautan yang luas itu Indonesia memiliki potensi yang besar untuk bidang perikanan dan pariwisata. Tetapi sayangnya nelayan di negeriku ini masih banyak yang menggunakan cara tradisional untuk menangkap ikan di laut. Padahal jika nelayan bisa menjalin kerja sama yang lebih baik dengan pemerintah maka jumlah pendapatan nelayan tersebut akan semakin tinggi. Sehingga taraf hidup nelayan juga akan lebih sejahtera.
Di bidang pariwisata Indonesia juga memiliki pantai dan bangunan bersejarah yang indah dan sudah terkenal hingga mancanegara. Siapa yang tidak kenal dengan Bali ? Pulau yang memiliki pantai yang luar biasa eksotis dan kultur budaya yang menarik untuk di kunjungi. Begitu juga dengan Lombok, Bunaken dan juga Kepulauan Raja Ampat di Papua yang memiliki keindahan bawah laut yang istimewa. Merupakan sebuah gambaran bahwa Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki pemandangan terumbu karang yang indah di dunia. Bangunan bersejarah yang ada di Indonesia juga tidak kalah menarik untuk di kunjungi bahkan salah satunya sudah di sahkan oleh dunia sebagai 7 keajaiban dunia. Candi Borobudur merupakan bangunan bersejarah yang berdiri pada masa kerajaan Hindu – Budha di Indonesia. Bangunan bersejarah yang berada di kota Magelang ini begitu indah karena memang memiliki kontur bangunan yang besar dan relif yang terukir cantik di segala sisi candi tersebut. Maka tidak salah jika para wisatawan mancanegara datang ke Indonesia setiap tahunnya untuk menikmati pemandangan di Candi Borobudur atau untuk mencari informasi lebih jauh mengenai bangunan bersejarah yang sangat istimewa tersebut.
Indonesia juga memiliki kekayaan seni budaya yang beragam di setiap daerahnya. Dari pelosok sumatera sampai ujung papua memiliki kesenian yang menarik untuk di lihat. Menunjukan bahwa masyarakat indonesia adalah masyarakat yang cerdas dan juga kreatif dalam bidang kesenian. Banyak karya seni masyarakat indonesia yang sudah terkenal hingga luar negeri. Contoh salah satunya adalah pakaian batik yang saat ini sudah di perbarui menjadi lebih menarik untuk di kenakan oleh remaja maupun anak-anak. Dan masih banyak lagi karya seni masyarakat indonesia yang luar biasa yang seharusnya kita banggakan dan kita jaga dari pihak-pihak yang ingin merebut harta berharga bangsa indonesia itu.
Sudah banyak karya seni indonesia dan juga perbatasan wilayah yang ingin di ambil oleh pihak lain. Hal itu terjadi karena pemerintah dan masyarakat indonesia yang tidak bisa menjaga dan melestarikan hasil karya bangsanya sendiri. Maka dari itu mulai saat ini kita sebagai generasi muda harus mulai berdiri dan bergerak untuk menjaga semua harta berharga bangsa indonesia. Jadikan indonesia sebagai negara yang hebat, kreatif dan juga cerdas. Karena sebenarnya kita memiliki kemampuan untuk membangun negara ini dari masalah yang terus-menerus muncul.
Percayalah bahwa sebenarnya kesulitan membuat kita menjadi jauh lebih tangguh. Tergantung bagaimana cara kita untuk menyikapinya, apakah kita akan diam dan pasrah saja atau kita mulai bersatu melepas semua sikap egois kita untuk membangunkan sang garuda dari tidur lelapnya. Ingatlah kata-kata ini, Man Jadda Wajada yang artinya siapa yang mau berusaha maka akan mendapatkan keberhasilan. Buktikan kepada dunia bahwa INDONESIA HEBAT !!!

Jumat, 20 April 2012

Tugas2 CHOOSING FROM THE WORDS IN THE BOX!

1.       CHOOSING FROM THE WORDS IN THE BOX!

a.       information
a.       chips
h. WYSIWYG
k. controls
b.       processing
b.       RAM
i.    graphics
l.    systems
c.        load
i.         ROM
j.    bugs
m.  scroll
d.       files




1.       Problems in programs are caused by………
2.       Silicon..................... contain a set of integrated circuits, reduced to a very small size.
3.       Obtaining..................... is done by…………… data.
4.       Software produces images which can appear on the screen as………………
5.       Memory that is permanent, cannot be written to, and can only be read, is …………..
6.       Memory into which information can be loaded and from which data can be read, is……………
7.       Operators.................... into the computer's memory a program that they want to use.
8.       Analysing ways of doing things, and of improving them, is done by…………… analysts.
9.       "What you see is what you get" explains....................
10.    A single disk can contain a large number of different...................
11.    ....................   can carry out instructions or operations when certain conditions occur.
12.    The operators.................... lines of text up the screen, so that a new line appears at the bottom and the top line disappears.

Tugas 11

Tipe If-Clause dan faktanya
If Clause Type
(1) it is possible and also very likely that the condition will be fulfilled.
form : if + Simple Present, will-Future, example : If I meet her, I’ll ask her for diner
(2) It is possible but very unlikely, that the condition will be fulfilled.
form : if + Simple Past, past future (= would + Infinitive), example : if I found her address, I would send her an invitation
(3) It is impossible that the condition will be fulfilled because it refers to the past..
Form: if + Past Perfect, past future perfect (= would + have + Past Participle), example If I had worked harder, I would have had a car.
Tipe Wish dan faktanya
(1) Future wish :
- I wish my friend would visit me this afternoon. (Saya berharap teman saya akan mengunjungi saya sore ini). Faktanya: my friend will not come this afternoon.
- They wish that you could come to the party tonight. (Mereka berharap bahwa kamu bisa datang sebentar malam). Faktanya: you can’t come.
- Bobby wishes he were coming with Angelia. (Bobby berharap dia datang dengan Angelia). Faktanya: Bobby is not coming with Angelia.
(2) Present wish :
- I wish I were rich. (Saya berharap saya kaya). Faktanya adalah: I am not rich.
- I wish I had enough time to finish my work. (Saya berharap saya punya cukup waktu untuk menyelesaikan pekerjaan saya). Faktanya: I don’t have enough time to finish my wor
- John wishes that Ririn were old enough to be his girl friend. (John berharap bahwa Ririn cukup umur untuk menjadi pacarnya). Faktanya: Ririn is not old enough to be John’s girl friend
(3) Past Wish :
- I wish I had washed my clothes yesterday. (Saya berharap saya telah cuci pakaian-pakaian saya kemarin). Faktanya: I didn’t wash my clothes yesterday
- Irwan wishes that he had answered the questions well. (Irwan berharap bahwa dia telah menjawab soal-soal dengan baik). Faktanya: Irwan didn’t answer the questions well.
- Christian Ronaldo wishes that his team could have beaten the German team. (Christian Ronaldo berharap bahwa teamnya dapat mengalahkan team Jerman). Faktanya: Christian Ronaldo’s team couldn’t beat the German team.
- I wish you had been here last night. (Saya berharap kamu ada di sini tadi malam). Faktanya: you were not here last night
Fungsi Tipe If-Clause
Type 1
Fungsi : digunakan untk menyatakan suatu peristiwa yg akan terjadi diwaktu yang akan bila syarat tertentu
RUMUS ==
( IF + S + V1/Ves + O, S + WILL + V1 + O )
Ex. If Igraduatedfrom my college on time, Theywill giveme the jobIf heishere, Iwill behappy
Type 2
Fungsi : digunakan untk menyatakan peristiwa yang tak mungkin terjadikarena syarat tdk dpat dipenuhi (unlike condition)RUMUS ==
( IF + S + V2/Ved + O, S + Would + V1 + O )
Ex. If Iwonthe lottery, Iwould buythe houseIf shewerehere with me, Iwould bevery happyKet_gunakan ´wereµ kalo ga ada kata kerja., untk smua subjek. µwasµ tidakberlaku
Type 3
Fungsi : digunakan untk menyatakan keadaan yang seharusnya telah terjadi diwaktu lampau, namun tak terjadi karena syarat tak terpnuhi.RUMUS ==
( IF + S + Had V3 + O, S + Would have V3 + O
Ex. If uhad attendedmy party last night, uwould havemet your old friends.If shehad beenfine, Iwould not have been sad.
Example sentences
If I got the money,would buy you the comic. Fact: Idon·t getthe money so Idon·t buy you the comic.
If my mother prepared the break fast, we would eat it. fact : Mother doesn’t preparethe breakfast so wedon·teat it.
Father would pickme if I asked him. fact : Father doesn’t pickme because Idon·task him.
If the teacher didn’t comewewouldbe happy. fact : The Teacher comes so wearen·tbe happy.
The teacher would giveus the test if we were ready. fact : The teacherdoesn·t giveus the test because we aren’t ready.
The boy wouldn’t playin the rain if his motherdidn·t permithimThe boyplaysin the rain because his Mother permitshim.
If he had visited me, I would have been happyHedidn·t visitedme so I wasn·t happy.
If they had not attendedthe meting, they wouldn’t have gotten the information.
They attended the meting, they got the information.
I would have beenlate if I hadn·t gotten up earlyIwasn·tlate because I got up early.
If she had writtenthe letter, I would have replied it. fact : She didn·t writethe letter so I didn·t reply it


Fungsi Tipe Wish

Fungsi utama dari kata "wish" adalah untuk mengekspresikan penyesalan.
·         I wish (that) I weren't here now.
·         I wish (that) I didn't have to go to school tomorrow.
·         I wish (that) I had studied harder when I was at school.
Tenses yang mengikuti wish sama dengan second dan third conditionals. Kata that dapat dihilangkan dalam percakapan tidak resni.
 

Ekspresi wish ... would digunakan untuk membicarakan tentang keinginan agar orang lain melakukan sesuatu:

·         I wish you would tidy your room.
·         I wish you wouldn't always come home so late.

Dalam situasi tidak resmi, wish + (object) + infinitive dapat digunakan seperti pemakaian kata "want":

·         I wish to speak to the director.
·         Do you wish me to serve refreshments, sir?
·         Wish is also used in some fixed expressions:
·         I/we wish you a Merry Christmas (and a Happy New Year).
·         I/we wish you well/all the best.

Contoh kalimat pengandaian :
·        
 If I got the money,would buy you the comic (Idon·t getthe money so Idon·t buy you the comic)
·         If my mother prepared the break fast, we would eat it (Mother doesn’t preparethe breakfast so wedon·teat it)
·         Father would pickme if I asked him (Father doesn’t pickme because Idon·task him)
·         If the teacher didn’t comewewouldbe happy (The Teacher comes so wearen·tbe happy)
·         The teacher would giveus the test if we were ready (The teacherdoesn·t giveus the test because we aren’t ready)
·         If she had writtenthe letter, I would have replied it (She didn·t writethe letter so I didn·t reply it)
·         I wish I had a tape recorder ( I don’t have a tape recorder )
·         I wish I had studied for the test ( I didn’t study for the test )
·         John wishes he had finished his work ( John didn’t finish his work )
·         I wish I hadn’t gone to the meeting ( I went to meeting )
Source :
 

Minggu, 08 April 2012

Tugas 10


Conditional Sentence

1. Conditional Sentence adalah kalimat bersyarat atau sering juga disebut dengan kalimat pengandaian. Kalimat Pengandaian maksudnya kalimat yang digunakan untuk mengandai-andai akan suatu kegiatan atau tindakan apabila syaratnya terpenuhi. Namun, pengandaiannya dapat saja terjadi atau tidak dapat terjadi tergantung dari syarat yang diajukannya.

2. Dalam Bahasa Inggris terdapat tiga jenis Pengandaian, yaitu:
  • Probable Condition
  • Improbable Condition
  • Impossible Condition

1. Probable Condition

Probable Condition sering juga disebut dengan "Present Real Conditional" atau "Tipe I" sebab suatu peristiwa mungkin saja akan terjadi jika syaratnya terpenuhi. Tipe ini menjelaskan bahwa suatu kegiatan atau aktivitas di masa yang akan datang akan terlaksana jika persyaratannya dipenuhi.
Tipe I ini dibagi lagi atas:
a. Pengandaian di masa yang akan datang
Pola Kalimat:
If + Kalimat Present Simple Tense, Kalimat Future Simple Tense, Atau
Kalimat Future Simple Tense+ if + Kalimat Present Simple Tense
Contoh:
  • If I have a lot of money, I'll buy a car.
    (Jika aku punya banyak uang, saya akan membeli sebuah mobil)
  • If he runs quickly, he will get there soon.
    (Jika dia berlari dengan cepat, maka dia akan sampai disana segera)
  • I will visit them if I have enough time.
    (Saya akan mengunjungi mereka jika saya punya waktu)
b. Kebenaran Umum/Kebiasaan Sehari-hari
Jenis ini biasanya disebut dengan "Zero Conditional". Tipe ini berfungsi untuk memberikan penjelasan tentang suatu kegiatan yang pasti akan terjadi jika syaratnya terpenuhi.
Pola Kalimat:
When + Kalimat Present Simple Tense, Kalimat Present Tense, Atau
Kalimat Present Tense + when + Kalimat Present Simple Tense
Contoh:
  • When ice is heated, it melts.
    (Ketika es dipanaskan, maka es itu akan meleleh)
  • Susan walks to school when she has enough time.
    (Susan berjalan kaki ke sekolah ketika dia memiliki banyak waktu)
  • When water is frozen, it freezes.
    (Ketika air dibekukan, maka air pasti akan membeku)
c. Kalimat Perintah
Pola Kalimat:
If + Kalimat Present Simple Tense, Kalimat Perintah, Atau
Kalimat Perintah + if + Kalimat Present Simple Tense
Contoh:
  • If you go to the Post Office, please mail this letter.
    (Jika kamu pergi ke Kantor Pos, tolong poskan surat ini)
  • Don't come here if you can't.
    (Jangan datang kemari jika kamu tidak bisa)
  • Please call me if Ed phones me.
    (Tolong panggil saya jika Edi menelpon saya)

Catatan:

"if" dan "when" digunakan dalam Real Conditional. "if" digunakan untuk menjelaskan tentang sesuatu yang jarang terjadi, sedangkan "when" digunakan untuk menjelaskan tentang kejadian yang sudah biasa atau sering terjadi.

Modals Lainnya

Modal Auxiliary lainnya yang dapat digunakan pada Tipe Conditional ini adalah can, shall, dan may.
Contoh:
  • If I bring the book, you can borrow it.
    (Jika saya membawa buku itu, kamu boleh meminjamnya)
  • You shall make the report if you face the problem.
    (Kamu harus membuat laporan jika ada masalah)
  • If the teacher does not come, you may go home.
    (Jika gurunya tidak datang, kalian boleh pulang)

2. Improbable Condition

Improbable Condition sering juga disebut dengan "Present Unreal Conditonal" atau "Tipe II". Pengandaian ini digunakan untuk menjelaskan bahwa suatu pekerjaan atau kegiatan pada saat ini mungkin akan dilakukan jika persyaratannya dipenuhi.
Pola Kalimat:
If + Kalimat Past Simple Tense, Kalimat Past Future Simple Tense, ATAU
Kalimat Past Future Simple Tense + if + Kalimat Past Simple Tense
Contoh:
  • He would come if you invited him.
    (Dia akan datang jika kamu mengundangnya)
  • What would you do if She came here?
    (Apa yang akan kamu lakukan jika dia datang kemari?)
  • She would help you if you told her the truth.
    (Dia akan menolongmu jika kamu menceritakan kebenarannya)

Were

Pada pengandaian Tipe ini, semua subjek menggunakan "were".
Contoh:
  • If I were a bird, I would fly in the sky.
    (Jika saya seekor burung, saya akan terbang di angkasa)
  • I would forgive him If Iwere you.
    (Saya akan memaafkannya jika saya jadi kamu)
  • She said that she would stay at home if she were me.
    (Dia berkata bahwa dia akan tetap berada di rumah jika dia menjadi saya)

Penghilangan If

Pada tipe ini, kata "if" dapat kita hilangkan. Dan sebagai penggantinya, kita letakkan "were" atau "should" di awal kalimat.
Contoh:
  • Should I invite her, she might be here.
    (Jika saya mengundangnya, dia mungkin ada di sini)
  • Were I not busy,I would accompany you.
    (Seandainya saya tidak sibuk, saya akan menemanimu)
  • Were she at home, they would visit her.
    (Seandainya dia ada di rumah, maka mereka akan mengunjunginya)

Catatan:

Pada tipe ini kita tidak menggunakan "when" karena karena kita sedang membicarakan sesuatu yang tidak nyata atau hanya sebatas imajenasi belaka. "When" tidak bisa digunakan.

Contoh:
  • I would buy that computer when it were cheaper. SALAH
    (Saya akan membeli komputer itu ketika harganya lebih murah)
  • I would buy that computer if it were cheaper. BENAR
    (Saya akan membeli komputer itu jika harganya lebih murah)

Modals Lainnya

Modal Auxiliary lainnya yang dapat digunakan adalah could, might dan should pada tipe Conditional ini.
Contoh:
  • If I brought the book, you could borrow it.
    (Jika saya membawa buku itu, kamu boleh meminjamnya)
  • You should make the report if you faced the problem.
    (Kamu harus membuat laporan jika ada masalah)
  • If the teacher did not come, you might go home.
    (Jika gurunya tidak datang, kalian boleh pulang)

3. Impossible Conditional

Impossible Conditional atau sering disebut dengan "Past Unreal Conditional" atau "Tipe III" ini menyatakan suatu pengandaian yang tidak mungkin lagi akan terjadi sebab kejadiannya sudah berlalu. Tipe ini biasanya berisikan penyesalan akan apa yang telah terjadi dimasa lampau.
Pola Kalimat:
If + Kalimat Past Perfect Tense, Kalimat Past Perfect Tense, ATAU
Kalimat Past Perfect Tense + if + Kalimat Past Perfect Tense
Contoh:
  • If we had known you were there last year, we would have written you a letter.
    (Kalau kami tahu kamu ada disana tahun lalu, kami akan menyuratimu)
  • He could have come here if you had invited him yesterday.
    (Dia akan datang jika kamu telah mengundangnya kemarin)
  • They might have employed me if I had had work experience.
    (Mereka mungkin akan mempekerjakan saya jika saya punya pengalaman)

Penghilangan IF

Pada tipe ini, kita juga bisa menghilangkan "if" dengan cara meletakkan "had" di awal kalimat.
Contoh:
  • Had I had enough money, I would have given her a present.
    (Jika saya punya uang, saya pasti telah memberinya hadiah)
  • Had he had studied hard, he could have passed the exam.
    (Seandainya dia giat belajat, dia bisa lulus ujian)
3. 10 kalimat Conditional Sentence :
  •          If I have a lot of money, I'll buy a motocycle.
  •         I will visit Mrs. Olga if I have enough time.
  •          Rio walks to campus when she has enough time.
  •          Please call me if Dea phones me.
  •         If I bring the ball, you can borrow it.
  •          If the teacher does not come, you may go home.
  •          Should I invite her, she might be here.
  •          I would buy that computer if it were cheaper.
  •        Were I not busy,I would accompany you.
  •     He could have come here if you had invited him yesterday.
 
 
Sumber : http://ismailmidi.com/english-263-conditional-sentences.html

Tugas 9

1) Negative Passive Imperative Sentence

Rumus:

Subjek + be + Kata kerja III + not to + infinitive


(kata kerja III yang sering digunakan adalah: advised, asked, begged, commanded, requested)
1.            Don’t wait for me (active)
2.            You are advised not to wait for me (passive)
3.            I wasn’t sad last night
4.            They weren’t there last Tuesday
5.            He didn’t  go to the movie last night
6.            I didn’t sleep well last night
7.            They didn’t come yesterday
8.            We didn’t see action movie last night
9.             I don’t  go to the office last week
10.        I wasn’t busy yesterday
2) Contoh kalimat Pasif dalam bentuk kalimat  Tanya :

1.       Were his friends sent any news by Jacky ?
2.       Was any news sent to his friends ?
3.       Are we going to be given a book by her ?
4.       Is a book going to be given to us ?
5.       Did the rat frighten you ?
6.       Were you frighrened by the rat ?
7.       The bill includes service, doesn’t it ?
8.       Do   they   wash   their hands   before every meal?
S               P             O                       (Simple Present Tense)
9.       Did he go to the bus station ?
10.   Where did you watch the movie ?
11.   Did you see alex yesterday ?
12.   Was he busy last night ?

Tugas 8


Intransitive verb

Intransitive verb adalah kata kerja yang tidak memerlukan objek atau pelengkap, Dalam suatu kalimat, intransitive verbs bisa menjadi akhir kalimat tersebut. Jika tidak, adverbia atau frase preposisi akan menjadi akhir kalimat yang berfungsi menerangkan intransitive verbs.
kategori kata kerja intransitive :
1) Kata kerja intransitif yang mana saja, yang membuat pengertian lengkap dengan sendirinya, dan tidak memerlukan kata atau kata-kata apa saja untuk ditambahkan padanya untuk maksud ini, disebut intransitive verbs of complete predication.
Contoh:
Cows walk,
horses run, dsb.
2) Intransitive verb with complement (kata kerja intransitif dengan komplemen)
Kata-kata kerja intransitif yang tidak membuat pengertian yang lengkap dengan sendirinya, tetapi memerlukan komplemen, disebut intransitive verbs of incomplete predication.
Komplemen untuk kata kerja intransitif dalam bentuk yang sama jenisnya seperti komplemen untuk kata kerja transitif.
3) The cognate object (objek yang sama asalnya, sifatnya atau artinya)
Kata kerja intransitif kadang-kadang boleh diikuti oleh kata benda yang sedikit banyak telah dinyatakan secara tidak langsung dalam kata kerja itu sendiri.
Jadi kita boleh mengatakan “He has lived a happy life” (ia hidup bahagia). Kata benda “life” (kehidupan) telah dinyatakan secara tidak langsung dalam kata kerja “lived” (hidup), dan sebenarnya merupakan bagian dari artinya.
Objek yang demikian disebut cognate object, karena kata benda yang menunjuk padanya merupakan arti yang sama terhadap kata kerja itu sendiri.
contoh :
1) The baby is crying.
2) Water boils at 100 degree celcius.
3) She sits alone.
4) They will sleep in my hotel.
5) We are walking in the garden.
6) Tom fell.
7) They ran down the road.
8.) She sits alone.
9) They will sleep in my hotel.
10) We are walking in the garden.

 Sumber :
1) http://www.englishgrammar-exercises.com/Verbs_intransitive1.php 
2) catatanbahasainggris.blogspot.com/2009/04/transitive-dan-intransitive-verbs.html 
3) http://ismailmidi.com/berita-271-transitive-and-intransitive-verbs.html